Laman

Selasa, 29 Januari 2013

Contoh Pidato Mencari Ilmu


Nama : Siti Arifatul Mardhiyyah
Kelas : IX-E
Sekolah : SMPN 1 Ciwidey


Bismillahirrohmaanirrohiim

Assalamu’alaikum Wr. Wb
Alhamdulillahirobbil ‘alamiin. Wabihi nasta’inu ala umuriddunya waddin. Washolatau wassalamu ‘ala sayyidina mursalin. Sayyidina wamaulanaa Muhammadiwa’ala aalihi washohbihi ajma’in. (Amma ba’du)
                Pertama-tama marilah kita panjatkan puja-puji dan syukur kehadirat Allah SWT, atas Rahmat Karunia dan Hidayah-Nya kita semua bisa berkumpul pada kesempatan kali ini.
                Sholawat dan salam senantiasa kita curah limpahkan kepada Nabi kita Nabi Muhammad SAW, serta kepada para keluarga dan sahabatnya, hingga umatnya akhir zaman.
                Mohon maaf atas segala kesalahan dan kekurangan apabila pidato saya ini kurang berkenan di hati teman-teman, maklum saya masih dalam tahap belajar.
                Terma kasih saya ucapkan kepada teman-teman atas perhatian dan bantuannya.
                Yang saya hormati Ibu wakil kepala sekolah bidang kurikulum Nina Turlina S. Pd, Yang terhormat Bapak Kunrat Kurnaedi sebagai pemantau, dan yang terhormat guru bidang studi B. Indonesia sekaligus penguji Bapak Dhany Setiawan S. Pd., ,M.,M.,Pd sebagai guru Favorit saya.
               
Rujak kupa manisan pepaya
Teh kina buatan Pak Duyah
Salam jumpa dengan saya
Siti Arifatul Mardhiyyah

Oleh-oleh ciwidey bukan mangga
Tapi kalua jeruk yang khas ciwidey
Sekolah saya di jalan Babakntiga
Tepatnya di SMPN 1 CIWIDEY

Baiklah pada kesempatan ini, saya akan membawakan pidato dengan mengambil tema PENDIDIKAN  yang berjudul “MENUNTUT ILMU”

Hadiri yang saya hormati,

Jadilah kumbang, hidup sekali di taman bunga, jangan jadi lalat, hidup sekali di bukit sampah. Jadikan hidup menjadi orang berguna dengan ilmu. Ketahuilah, bahwa mencari ilmu itu hukumnya adalah wajib bagi setiap orang, terutama bagi kaum muslim dan msulimat. Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah SAW didalam haditsnya : “Mencari ilmu itu wajib bagi orang Islam laki-laki dan perempuan”.
                Kenapa Rasulullah SAW mewajibkan kita untuk menuntut ilmu ? Karena ilmu sangat penting bagi manusia di dunia ini. Apalagi untuk sekarang di era globalisasi. Jika kita tidak memliki banyak ilmu, maka kita akan ketinggalan zaman. Maka  kita sebagai penduduk bangsa INDONESIA harus memiliki banyak ilmu. Agar kita tak kalah oleh negara-negara lain.
Banyak cara untuk menuntut ilmu. Menuntut ilmu tidak hanya dilakukan di sekolah saja, di luar sekolah pun kita bisa mencari ilmu.
Sambil berjalan terasa lapar,
makan buah mengalas perut.
Ilmu dunia harus dikejar,
ilmu akhirat wajib dituntut
.
Ilmu yang harus kita cari ada dua macam, yakni ilmu dunia dan ilmu akhirat. Ilmu dunia bagi kaum remaja atau anak-anak sekolah itu gunanya untuk bekal di masa depan yang akan datang, sedangkan ilmu akhirat adalah ilmu yang harus dicari untuk membekali diri kita di akhirat nanti.

Hadirin sekalian
Sebagaimana saya sebutkan diawal, bahwa ilmu pengetahuan sangat  penting dalam hidup ini. Rosulullah SAW bersabda “Barangsiapa yang menghendaki dunia maka hendaklah ia berilmu, dan barang siapa yang menghendaki akhirat maka hendaklah ia berilmu, dan barangsiapa yang menghendaki keduanya maka hendaklah ia berilmu”. (Al-hadits)
Ilmulah yang membedakan manusia dengan hewan. Ilmulah yang akan mengangkat harkat dan derajat manusia. Begitu pentingnya ilmu bagi kehidupan manusia. Tanpa ilmu kita takkan bisa menjadi orang sukses. Dan tanpa mau belajar ilmu takkan pernah didapat. Berguru kepalang ajar, bagai bunga tak jadi, menuntut ilmu itu jangan tanggung-tanggung, harus sepenuh hati, agar mencapi hasil yang baik.
Dengan akal kita dapat mencari ilmu pengetahuan. Dapat kita bayangkan jika kita tidak memilki ilmu, mungkin kita akan hina. Menuntut ilmu itu tidak ada batasnya. Kita wajib menuntut ilmu dari sejak buaian sampai keliang lahat. Sebagaimana sabda Nabi SAW :
“ Carilah ilmu sejak dari buaian sampai ke liang lahat”
Dan sabda beliau “Carilah ilmu walau sampai negeri China”.
Islam memerintahkan kita untuk mencari ilmu selama nyawa masih dikandung badan. Kita harus menuntut ilmu sejak dini, karena menuntut ilmu sejak dini bagaikan mengukir diatas batu, sedangkan menuntut dikala dewasa bagaikan mengukir diatas air.
Dapat ditarik kesimpulannya, bahwa kita harus menuntut ilmu sejak dini, dan menuntut ilmu itu tidak ada batasnya. Sekalipun itu sampai ke negeri orang.
Harapan saya kedepannya, semoga dengan bangsa Indonesia lebih giat menutut ilmu dengan sungguh. Supaya bangsa kita ini, negara kita ini akan lebih maju dan berprestasi di era globalisasi ini.
Main layangan ada benangnya
                Benangnya kusut hilang ujungnya
                Kita sama-sama bukan ahlinya
                Lagi belajar pasti ada salahnya
Malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat diraih.
Demikian, yang bisa saya sampaikan, sekali lagi mohon maaf apabila ada kesalaha, kelebihan hanya milik Allah SWT.
Akhirul kata
Wabillahitaufil Walhidayah Wassalamu’alaikum Wr. Wb 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar